PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pengertian Makna Pendidikan Karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil.

Pengertian Makna Pendidikan Karakter Sekolah

Dalam pengertian makna pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah.
Terlepas dari berbagai kekurangan dalam praktik pendidikan di Indonesia, apabila dilihat dari standar nasional pendidikan yang menjadi acuan pengembangan kurikulum (KTSP), dan implementasi pembelajaran dan penilaian di sekolah, tujuan pendidikan di SMP sebenarnya dapat dicapai dengan baik. Pembinaan karakter juga termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahannya, pendidikan karakter di sekolah selama ini baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, dan belum pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Makna Pendidikan Karakter dan Penyesuaian Upaya Peningkatan

Sebagai upaya untuk meningkatkan kesesuaian dan mutu pendidikan karakter, Kementerian Pendidikan Nasional mengembangkan grand design pendidikan karakter untuk setiap jalur,  jenjang, dan jenis satuan pendidikan. Grand design menjadi rujukan konseptual dan operasional pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian pada setiap jalur dan jenjang pendidikan.

Pengertian makna pendidikan karakter atau konfigurasi karakter dalam konteks totalitas proses psikologis dan sosial-kultural tersebut dikelompokan dalam: Olah Hati (Spiritual and emotional development), Olah Pikir (intellectual development), Olah Raga dan Kinestetik  (Physical and kinestetic development), dan Olah Rasa dan Karsa (Affective and Creativity development). Pengembangan dan implementasi pendidikan karakter perlu dilakukan dengan mengacu pada grand design tersebut.

INSO BEASISWA S2 GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DISINI

Artikel design pendidikan karakter disini

Sumber: http://www.yudinet.com/pendidikan/pengertian-makna-pendidikan-karakter/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Beasiswa S2 ke Amerika Serikat melalui Fullbright Scholarship 2012

INFO LENGKAP BESISWA 2012/2013 KLIK DISINI UP TO DATE

InformasiBeasiswaS2 – Mau melanjutkan pendidikan master di Amerika Serikat dengan beasiswa? Ayo daftar beasiswa Fulbright sekarang juga! Khususnya jika Anda bekerja sebagai asisten dosen atau dosen baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Persyaratan beasiswa Fullbright:

  • Minimal GPA 3.00 dari 4.00
  • Nilai TOEFL Institusi (ITP) minimal 550 atau IELTS 550. Silakan lihat tempat tes TOEFL ITP.
  • Berjiwa kepemimpinan
  • Memahami kebudayaan Indonesia dan internasional
  • Ingin kembali dan berkontribusi ke Indonesia setelah masa studi berakhir

Form Pendaftaran

Silakan download formulir beasiswa Fullbright beserta format surat referensi yang dibutuhkan.

Persyaratan dokumen

Berikut adalah dokumen yang wajib dikirimkan bersamaan dengan formulir beasiswa yang telah diisi:

  • 1 lembar esai tentang tujuan studi Master Anda di US
  • Fotokopi hasil TOEFL ITP atau IELTS, maksimal 2 tahun yang lalu
  • 1 surat referensi dari mantan dosen atau pemberi kerja yang sekarang
  • 1 rangkap fotokopi nilai akademik yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
  • 1 lembar fotokopi KTP/passport

Seluruh dokumen tersebut wajib dikirimkan sebelum deadline ke:

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
CIMB Niaga Plaza 3rd Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav 25
Jakarta 12920

Lain-lain

Selain itu, Anda pun diminta menyertakan 1 halaman esai yang berisi penjelasan dari tujuan belajar Anda di Amerika Serikat kelak. Anda diminta untuk menjelaskan program-program yang ingin Anda ambil dan kaitannya dengan bidang studi yang telah Anda pelajari sebelumnya (S1). Rencana dan kontribusi pada masyarakat yang ingin Anda lakukan setelah lulus juga diminta dimasukkan ke dalam esai Anda.

Deadline

Formulir beasiswa Fullbright, surat referensi, dan kelengkapan dokumen lainnya harus diterima panitia selambat-lambatnya 15 April 2012. Panitia hanya menerima aplikasi beasiswa yang dikirim atau diserahkan langsung dalam bentuk hardcopy (tidak melalui e-mail).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

BSE BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK SD,SMP,SMA,SMK

Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan terobosan jitu dari pemerintah untuk menyediakan buku teks berkualitas dengan harga murah. Namun saat ini niatan baik pemerintah tersebut tampaknya kurang tersosialisasikan, sehingga belum banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya.

Untuk mendownolad secara gratis klik link di bawah ini:

SD

SMP

SMA

SMK

Selamat mendownload. mudah-mudahan bermanfaat,,,,,,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Beasiswa S2 Unggulan dari Kementerian Pendidikan Nasional (KEMDIKNAS) 2012 2013

INFO LENGKAP BEASISWA TERBARU 2012/2013 KLIK DISINI

BEASISWA UNGGULAN

Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan Nasional (KEMDIKNAS) menawarkan beasiswa untuk mengikuti pendidikan S2 di Program Double-Degree Geo-Information for Spatial Planning and Disaster Risk Management Tahun Ajaran 2012/2013 (angkatan ke-8) dengan syarat:

1. Fresh Graduate S1
2. IPK min. 3,25
3. TOEFL ITP min. 500
4. TPA min. 450

Form Pendaftaran dan persyaratan dapat di download di: Download form here

Kirimkan berkas lamaran ke:

Kepada
Ketua Program Magister Geo-Information for Spatial Planning and Disaster Risk Management
d/a. Sekolah Pascasarjana lt. 3 ruang 304
Jl. Teknika Utara Pogung Sleman Yogyakarta 55281
Telp. 081227182767
Penerimaan berkas paling lambat tanggal 29 Februari 2012

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-20 Tahun 2012

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-20 Tahun 2012. LKIG adalah ajang lomba kreativitas bagi guru dalam upaya pengembangan proses pembelajaran guna mempermudah pemahaman ilmu pengetahuan bagi para peserta didik.

TINGKAT DAN BIDANG LOMBA

•    Guru SD/sederajat: umum (salah satu pelajaran)
•    Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat: 2 Bidang yaitu Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) dan Bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (MIPATEK)

RANGKAIAN KEGIATAN

24 September 2012 : Registrasi Peserta
25 September 2012 : Presentasi Finalis
26 September 2012 : Audiensi dan Malam Penganugerahan Pemenang
27 September 2012 : Kepulangan Peserta

HADIAH
Piala dan Piagam Penghargaan dari LIPI dan Uang Tunai dari AJB Bumiputera 1912

Hadiah I : Rp 12.000.000,-
Hadiah II : Rp 10.000.000,-
Hadiah III : Rp 8.000.000,-

PERSYARATAN

  1. Peserta adalah guru yang mengajar pada lembaga pendidikan formal.
  2. Belum pernah menjadi pemenang LKIG dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
  3. Sistematika Penulisan : Abstrak, Pendahuluan, Metodologi, Isi/Pembahasan, Kesimpulan dan Daftar Pustaka.
  4. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik HVS A4, berjarak 1½ spasi dengan jenis huruf Arial ukuran 11.
  5. Karya ilmiah harus asli (bukan jiplakan/plagiat) dan belum sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis tingkat nasional.
  6. Jumlah halaman karya ilmiah maksimal 25 halaman (termasuk sketsa/gambar/foto).
  7. Melampirkan rekomendasi Kepala Sekolah dan Daftar Riwayat Hidup (nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat rumah dan sekolah/instansi, telepon/HP, serta email).
  8. Karya ilmiah sebanyak 4 eksemplar (1 asli, 3 fotokopi) dan softcopy (CD) diterima panitia paling lambat tanggal 25 Agustus 2012.
  9. Pada pojok kiri atas sampul ditulis tingkat dan bidang lomba yang diikuti. Warna sampul karya ilmiah: SD (merah), SMP Bidang IPSK (kuning), SMP Bidang MIPATEK (biru), SMA Bidang IPSK (hijau), SMA Bidang MIPATEK (oranye).
  10. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Informasi lebih lanjut:
Panitia LK1G ke-20 Tahun 2012
Biro Kerja Sama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI
Sasana Widya Sarwono Lt.V
Jl. Jend Gatot Subroto 10
Jakarta Selatan 12710
Telepon : 021-52920839/021-5225711 Psw.273,274, dan 276
Fax. 021-52920839/021-5251834
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

SOP SKRIPSI PENDIDIKAN GEOGRAFI P.IPS FKIP UNS

TUJUAN

SOP ini bertujuan untuk memberikan aturan mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan :

1. Persyaratan yang diperlukan dan prosedur dalam pengajuan judul, penyusunan dan ujian proposal, pembimbingan, ujian skripsi sebagai tugas akhir mahasiswa program S1 Pendidikan Geografi

2. Jumlah SKS yang disyaratkan untuk penulisan skripsi

3. Waktu yang dibutuhkan dalam proses penyelesaian skripsi mahasiswa program S1 Pendidikan Geografi

DEFINISI

Yang dimaksud tugas akhir adalah penyelesaian penulisan skripsi. Penulisan skripsi dibimbing oleh 2 orang pembimbing dari program studi masing-masing, dan kemudian diuji oleh tim penguji yang terdiri dari ketua, sekretaris, penguji utama dan penguji pedamping.

RUANG LINGKUP

SOP ini meliputi tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam penyusunan skripsi, meliputi:

1. Tim Skripsi

2. Persyaratan Dosen Pembimbing dan Proses Pembimbingan

3. Persyaratan administrasi dan akademik mahasiswa

4. Persyaratan dan Prosedur Pengajuan Judul dan Naskah Proposal Skripsi

5. Persyaratan dan Prosedur seminar proposal skripsi

6. Persyaratan pelaksanaan penelitian

7. Persyaratan dan prosedur pelaksanaan ujian skripsi

8. Penetapan kelulusan

9. Ketentuan remidiasi

10. Persyaratan pengambilan nilai

Referensi

1. SK Rektor UNS No. 130/PT.40H/I/1999

2. Buku Pedoman Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

I. Tim Skripsi

Tim skripsi merupakan operasional dari unit skripsi program studi Pendidikan Geografi. Tim skripsi bekerja atas dasar surat tugas yang dikeluarkan oleh ketua program studi atas usulan koordinator tim skripsi, dengan masa kerja selama 4 tahun dan selanjutnya dapat dipilih kembali. Tim skripsi terdiri dari satu orang koordinator, satu orang sekretaris dan 4 orang anggota (yang terdiri atas pakar bidang fisik, pakar bidang sosial, pakar teknologi informasi spatial dan pakar bidang kependidikan).

Tugas Tim Skripsi

  1. Menerima form usulan tema/judul skripsi dari mahasiswa (yang diakses di web program studi Pendidikan Geografi www.geo.fkip.uns.ac.id)
  2. Meneliti persyaratan administrasi dan akademik mahasiswa yang mengajukan judul/tema skripsi
  3. Menyeleksi tema skripsi, memberikan saran, meloloskan atau tidak meloloskan judul/tema yang diajukan oleh mahasiswa
  4. Membahas dan mendiskusikan tema skripsi dua minggu sekali dalam satu bulan
  5. Menentukan dosen pembimbing skripsi
  6. Menentukan jadwal seminar proposal skripsi
  7. Menentukan dosen penguji skripsi
  8. Menentukan jadwal ujian skripsi
  9. Menyiapkan berita acara pelaksanaan seminar proposal dan ujian skripsi

10. Tim Skripsi wajib mengakomodasi setiap kesulitan yang timbul pada masa pembimbingan

II. Persyaratan Pembimbing dan Prosedur Pembimbingan

A. Persyaratan Pembimbing Proposal Skripsi dan Skripsi

1. Jumlah pembimbing proposal skripsi dan skripsi dua orang

a. Pembimbing I : Sarjana minimal Lektor Kepala (IV-a), Magister minimal Lektor (III-c), Doktor tanpa batasan pangkat.

b. Pembimbing II : Sarjana minimal III-c, Magister dan Dokter tanpa batasan pangkat.

2. Penentuan dosen pembimbing berdasarkan kompetensi kepakaran dan proporsi pembimbingan

3. Dosen pembimbing skripsi ditetapkan berdasarkan SK Dekan FKIP UNS atas usulan dari tim skripsi dan Ketua Prodi

B. Tugas dan Wewenang Dosen Pembimbing

1. Pembimbing wajib memberi arahan serta langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses penyusunan skripsi menyangkut etika bimbingan, etika komunikasi dalam membuat appointment, serta komitmen dalam menyelesaikan skripsi

2. Pembimbing I bertanggung jawab pada substansi dan metodologi skripsi

3. Pembimbing II bertanggung jawab pada Sistematika penulisan skripsi.

C. Proses Pembimbingan

1. Pada awal pertemuan dengan pembimbing, mahasiswa wajib menyerahkan matrix penelitian serta scedule rinci penelitian

2. Matrix penelitian dan scedule penelitian yang ditandatangani oleh pembimbing dan mahasiswa sebagai kontrak pembimbingan skripsi

3. Matrix yang sudah ditandatangai wajib diserahkan kepada tim skripsi

4. Dalam Proses pembimbingan skripsi diwajibkan ada interaksi langsung antara pembimbing dan mahasiswa

5. Mahasiswa berkonsultasi dengan pembimbing di program studi berdasarkan kesepakatan antara pembimbing dan mahasiswa

6. Mahasiswa wajib mengisi buku Konsultasi Skripsi setiap kali pembimbingan

7. Pembimbing wajib menandatangani buku konsultasi setiap kali pembimbingan

8. Pembimbing wajib memantau dan memberi peringatan jika ada diskontuinitas pembimbingan

9. Pembimbing wajib memberi laporan secara berkala kepada Tim Skripsi mengenai kemajuan pembimbingan.

III. Persyaratan Administrasi dan Akademik Mahasiswa

A. Mahasiswa dapat mengajukan judul skripsi jika telah memenuhi syarat sbb:

1. Masih terdaftar aktif di Prodi Pendidikan Geografi dengan menunjukkan bukti pembayaran SPP pada semester tersebut dan kartu tanda mahasiswa (KTM)

2. Sudah menempuh mata kuliah minimal 110 SKS

3. Telah lulus mata kuliah metode penelitian geografi dan metode penelitian pembelajaran geografi.

B. Mahasiswa dapat mengajukan seminar proposal skripsi jika telah memenuhi syarat sbb:

1. Naskah proposal yang sudah disahkan oleh pembimbing dan diserahkan ke tim skripsi selambat-lambatnya 2 minggu sebelum pelaksanaan seminar proposal sebanyak 5 eksemplar

2. Kartu keikutsertaan dalam mengikuti seminar proposal skripsi (minimal 8 kali seminar proposal skripsi)

3. Kuitansi SPP semester terakhir

C. Mahasiswa dapat mengajukan seminar proposal jika telah memenuhi syarat sbb:

1. Transkrip Akademik yang disahkan PA

2. Kuitansi SPP semester terakhir

3. Buku konsultasi yang sudah di tanda tangani pembimbing

4. Naskah skripsi sudah disetujui oleh pembimbing

5. Skripsi tema pembelajaran wajib disertakan rekaman video proses pembelajaran

6. Naskah skripsi diserahkan ke tim skripsi selambat-lambatnya 2 minggu sebelum pelaksanaan ujian skripsi.

IV. Persyaratan dan Prosedur Pengajuan Proposal Skripsi

A. Tema Penelitian

1. Pembelajaran Geografi

2. Pengembangan Ilmu Geografi

B. Sistematika Penulisan Proposal Skripsi

1. Halaman judul : Judul, Logo UNS, Nama dan Nim, Prodi dan Fakultas, Universitas, tahun.

2. Halaman Pengesahan

3. I. PENDAHULUAN

a. Latar Belakang Masalah

b. Identifikasi Masalah dan Pembatasan masalah

c. Perumusan masalah

d. Tujuan Penelitian

e. Manfaat Penelitian

4. II. Tinjauan Pustaka

a. Kerangka Teoritis

b. Penelitian yang Relevan

c. Kerangka Berpikir

d. Hipotesis/ Rincian Pertanyaan Penelitian

5. III. Metodologi Penelitian

    1. Pendekatan Penelitian
    2. Daerah/Lokasi Penelitian
    3. Data dan Variabel Penelitian
    4. Rentang Waktu Penelitian
    5. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
    6. Batasan Operasional

6. Daftar Pustaka

C. Prosedur Pengajuan Proposal Penelitian

1. Mahasiswa mengajukan judul kepada tim skripsi dengan lembar pengajuan judul yang didownload dari web prodi

2. Judul akan diseleksi oleh tim skripsi, untuk melihat kelayakannya.

3. Mahasiswa akan mendapatkan jawaban dari tim skripsi tentang diterima atau tidaknya judul yang diajukan serta nama pembimbing I dan II selambat-lambatnya 2 minggu setelah pengajuan judul skripsi

4. Mahasiswa wajib menghubungi pembimbing I dan II yang sudah ditentukan oleh tim skripsi selambat-lambatnya 1 minggu setelah pengumuman

V. Persyaratan dan Prosedur Seminar Proposal

Seminar proposal wajib diikuti oleh mahasiswa sebelum melakukan penelitian

A. Syarat seminar Proposal

Seminar proposal diselenggarakan oleh tim skripsi yang dihadiri oleh:

1. Semua dosen pembimbing

2. Semua dosen penguji

3. Minimal dihadiri oleh 10 mahasiswa

4. Masukan/saran yang berkaitan dengan substansi penelitian dapat diberikan oleh: dosen pembimbing, dosen penguji dan mahasiswa.

B. Prosedur Penyelenggaraan Seminar Proposal Skripsi:

1. Mahasiswa mengajukan permohonan seminar proposal kepada tim skripsi, dengan syarat pada point 2. A

2. Seminar proposal dilaksanakan secara terbuka & dihadiri oleh semua anggota tim.

3. Pada akhir seminar proposal mahasiswa akan menerima masukan-masukan dari tim penguji.

4. Proposal dapat dinyatakan layak untuk diteruskan dalam bentuk penelitian setelah mendapat persetujuan dari semua anggota tim seminar.

VI. Persyaratan Pelaksanaan Penelitian Skripsi

A. Mahasiswa telah melaksanakan ujian/seminar proposal penelitian

B. Mahasiswa mengumpulkan proposal skripsi yang telah direvisi sesuai arahan dari seminar proposal ke tim skripsi

C. Mahasiswa melengkapi persyaratan perijinan penelitian dengan instansi terkait.

D. Mahasiswa berkoordinasi dengan instansi terkait.

E. Mahasiswa wajib memberikan laporan berkala kepada pembimbing selama pelaksanaan penelitian.

VII. Persyaratan dan Prosedur Pelaksanaan Ujian Skripsi

A. Persyaratan Penyelenggaraan Ujian Skripsi:

Mahasiswa dapat mengajukan permohonan ujian skripsi jika telah memenuhi syarat sbb:

1. Naskah Skripsi disahkan oleh pembimbing skripsi untuk diuji (dijilid sebanyak 4 eksemplar)

2. Pengajuan pendaftaran ujian dilakukan secara on line melalui web fkip uns

3. Lulus semua matakuliah wajib

4. Transkrip Akademik sudah disahkan PA

5. Buku konsultasi sudah ditanda tangani kedua pembimbing

6. Kuitansi SPP semester terakhir

7. Sertifikat lulus PPL

8. Sertifikat lulus EAP

9. Sertifikat kursus SIG

10. Pas foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar

11. Naskah skripsi diserahkan ke tim skripsi selambat-lambatnya 2 minggu sebelum pelaksanaan ujian.

12. Membuat poster hasil penelitian sebanyak 2 eksemplar dan dipasang di depan ruang prodi dan di depan ruang ujian.

B. Sistematika Penulisan Skripsi

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN

HALAMAN PERNYATAAN

HALAMAN PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

INTISARI

ABSTRACT

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Penelitian

1.2. Perumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian

1.3. Tujuan Penelitian

1.4. Manfaat Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1.Landasan Teori

2.2.Penelitian yang Relevan

2.3.Kerangka Pemikiran

2.4.Hipotesis/ Rincian Pertanyaan Penelitian

2.5.Batasan Operasional

BAB III METODE PENELITIAN

3.1. Pendekatan Penelitian

3.2. Daerah Penelitian

3.3. Data dan Variabel Penelitian

3.4. Teknik Pengolahan dan analisis Data

BAB IV DESKRIPSI WILAYAH/LOKASI

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

6.2. Implikasi

6.3. Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

C. Ketentuan Pelaksanaan Ujian

1. Mahasiswa menggunakan pakaian atas putih berdasi dan bawah berwarna gelap, serta memakai jas almamater

2. Ujian skripsi dilaksanakan tertutup

3. Tim penguji skripsi terdiri dari : Ketua, Sekretaris, Penguji I dan Penguji II

4. Ketua dan sekretaris penguji di tentukan oleh tim sekripsi berdasarkan kepakaran dan proporsi

5. Penguji I adalah dosen pembimbing I dan Penguji II adalah Pembimbing II

6. Pembimbing dan penguji wajib hadir pada waktu yang telah ditentukan

7. Pembimbing dan penguji wajib mengikuti pelaksanaan ujian sampai waktu ujian berakhir

8. Pembimbing dan penguji tidak boleh meninggalkan tempat sampai waktu ujian berakhir

9. Pembimbing dan penguji wajib memberikan penilaian secara obyektif

10. Ujian dibuka oleh ketua penguji, lama maksimal 2 jam, dengan pembagian waktu untuk setiap penguji diatur oleh ketua.

11. Mahasiswa wajib mempresentasikan hasil penelitian secara ringkas dan jelas maksimal selama 15 menit.

12. Dosen penguji masing-masing memberi pertanyaan

13. Penilaian skripsi menggunakan rentang skor 0-100. Penilaian meliputi :

No

Unsur yang dinilai

Bobot

Nilai

NxB

1

Struktur dan logika penulisan

1,5

2

Kedalaman dan keluasan teori

1,5

3

Argumentasi teori menyusun kerangka pemikiran dan menarik

1,5

4

Orisinalitas

0,5

5

Kebenaran teori dengan bidang studi

1,0

6

Kebenaran penggunaan teknik pengumpulan dan analisis data

1,0

7

Pembahasan kesimpulan analisis data dan pengajuan saran

1,0

8

Kebenaran penggunaan bahasa dan tata tulis

1,0

9

Penampilan dan ujian

1,0

Jumlah

Jumlah skore

Nilai = ————————

Jumlah Bobot

VIII. Penetapan Kelulusan

A. Setelah selesai ujian, tim penguji melakukan rapat untuk menentukan kelulusan.

B. Tim penguji membuat kesepakatan rentang nilai hasil ujian dan waktu rivisi

C. Ketentuan nilai skripsi adalah :

≥ 80

= Lulus dengan Huruf Mutu A

70 – <80

= Lulus dengan Huruf Mutu B

60 – <70

= Lulus dengan Huruf Mutu C

< 60

= Tidak Lulus

D. Pimpinan sidang ujian menyampaikan keputusan hasil ujian kepada mahasiswa setelah dicapai kesepakatan.

E. Pimpinan sidang memberikan waktu revisi skripsi maksimal 3 bulan setelah pelaksanaan ujian

F. Dokumen pelaksanaan ujian dituangkan dalam berita acara ujian skripsi

IX. Ketentuan Ujian Ulang Skripsi

A. Ujian ulang skripsi diberlakukan kepada:

1. Mahasiswa melakukan revisi melebihi batas waktu yang telah ditentukan

2. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam ujian skripsi.

B. Ujian ulang skripsi dilakukan maksimal 2 kali

C. Ujian ulang diadakan maksimal dalam waktu 4 bulan setelah ujian pertama.

D. Mahasiswa wajib mengumpulkan syarat-syarat ujian seperti pada saat ujian pertama

X. Persyaratan penyerahan nilai skripsi:

Penyerahan nilai skripsi diserahkan oleh ketua skripsi dengan menyerahkan syarat :

A. Mahasiswa menunjukkan hasil skripsi yang telah diperbaiki sesuai saran Dosen Penguji selambat-lambatnya 3 bulan setelah tanggal ujian akhir.

B. Dosen Penguji menyarankan perbaikan sesuai dengan catatan saat ujian skripsi.

C. Dosen Penguji memberikan paraf persetujuan penjilidan skripsi atau

D. Naskah skripsi telah mendapat pengesahan dari dewan penguji..

E. Jika mahasiswa tidak menyerahkan skripsi yang telah diperbaiki sampai pada waktu yang ditentukan, dewan penguji membatalkan hasil ujian dengan menandatangani Berita Acara Pembatalan Hasil Ujian Skripsi serta menyampaikannya ke mahasiswa yang bersangkutan dan dewan penguji.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Klasifikasi Kesesuaian Lahan menurut Metoda FAO (1976)

“Kesesuaian lahan” adalah keadaan tingkat kecocokan dari sebidang lahan untuk suatu penggunaan tertentu. Kelas kesesuaian suatu bidang lahan ini dapat berbeda-beda tergantung pada tataguna lahan yang diinginkan. Metode FAO ini dapat dipakai untuk klasifikasi kuantitatif maupun kualitatif tergantung dari data yang tersedia. Kerangka dari sistem klasifikasi kesesuaian lahan ini terdiri dari empat kategori, yaitu:

1. Order: keadaan kesesuaian secara global

2. Kelas: keadaan tingkatan kesesuaian dalam order

3. Sub-Kelas: keadaan tingkatan dalam kelas didasarkan pada jenis pembatas atau macam perbaikan yang harus dijalan­kan.

4.Unit: keadaan tingkstan dalam sub kelas didasarkan pada sifat tambahan yang berpengaruh dalam pengelolaannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Manfaat TransportasI

Transportasi memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan manusia. Menurut Haryono (2006: 94-95) meliputi manfaat sosial, ekonomi, politik, dan fisik.

1) Manfaat Sosial.

Dalam kehidupan sosial/ bermasyarakat ada bentuk hubungan yang bersifat resmi, seperti hubungan antara lembaga pemerintah dengan swasta, maupun hubungan yang bersifat tidak resmi, seperti hubungan keluarga, sahabat, dan sebagainya. Untuk kepentingan hubungan sosial ini, transportasi sangat membantu dalam menyediakan berbagai
fasilitas dan kemudahan, seperti:

a) Pelayanan untuk perorangan maupun kelompok

b) Pertukaran danpenyampaian informasi

c) Perjalanan pribadi maupun sosial

d) Mempersingkat waktu tempuh antara rumah dan tempat bekerja

e) Mendukung perluasan kota atau penyebaran penduduk menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil.

2) Manfaat Ekonomi.

Manusia memanfaatkan sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhannya akan pangan, sandang, dan papan. Sumberdaya alam ini perlu diolah melalui proses produksi untuk menjadi bahan siap pakai yang perlu dipasarkan, di mana terjadi proses tukar menukar antara penjual dan pembeli. Tujuan dari kegiatan ekonomi adalah memenuhi kebutuhan manusia dengan menciptakan manfaat. Transportasi adalah salah satu jenis kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kebutuhan manusia melalui cara mengubah letak geografi orang maupun barang. Dengan transportasi, bahan baku dibawa ke tempat produksi, dan dengan transportasi pula hasil produksi dibawa ke pasar. Para konsumen datang ke pasar atau tempat-tempat pelayanan yang lain (rumah sakit, pusat rekreasi, pusat perbelanjaan dan seterusnya) dengan menggunakan transportasi.

3) Manfaat Politik.

Bagi negara kepulauan seperti Indonesia, maka transportasi memegang peranan penting. Beberapa manfaat politik dari transportasi, adalah:

a) Transportasi menciptakan persatuan nasional yang semakin kuat dengan meniadakan isolasi.

b) Transportasi mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat dapat dikembangkan atau diperluas
secara lebih merata pada setiap bagian wilayah negara.

c) Keamanan negara sangat tergantung pada transportasi yang efisien untuk memudahkan mobilisasi kemampuan dan ketahanan nasional, serta memungkinkan perpindahan pasukan selama masa perang atau untuk menjaga keamanan dalam negeri.

d) Sistem transportasi yang efisien memungkinkan perpindahan penduduk dari daerah bencana.

4) Manfaat Fisik.

Transportasi mendukung perkembangan kota dan wilayah sebagai sarana penghubung. Rencana tata guna lahan kota harus didukung secara langsung oleh rencana pola jaringan jalan yang merupakan rincian tata guna lahan yang direncanakan. Pola jaringan jalan yang baik akan mempengaruhi perkembangan kota yang direncanakan sesuai dengan rencana tata guna lahan. Ini berarti transportasi mendukung penuh perkembangan fisik suatu kota atau wilayah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

Unsur-Unsur Dasar Transportasi

Menurut Haryono (2006: 93) terdapat lima unsur pokok transportasi yaitu:

1) Manusia, yang membutuhkan transportasi

2) Barang, yang diperlukan manusia

3) Kendaraan, sebagai sarana transportasi

4) Jalan, sebagai prasarana transportasi

5) Organisasi, sebagai pengelola transportasi

Pada dasarnya, kelima unsur diatas saling terkait untuk terlaksananya transportasi, yaitu terjaminnya penumpang atau barang yang diangkut akan sampai ke tempat tujuan dalam keadaan baik seperti pada saat awal diangkut. Dalam hal ini perlu diketahui terlebih dulu ciri penumpang dan barang, kondisi sarana dan konstruksi prasarana, serta pelaksanaan transportasi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

5 Negara Penjudi Terbesar di Dunia

Ketika membayangkan kota perjudian, Las Vegas merupakan salah satu yang keluar dalam pikiran setiap orang. Namun, jika ditelisik lebih jauh, kota di Amerika Serikat itu bukanlah tempat perjudian terbesar di bumi ini.

Faktanya, banyak negara yang menjadi lokasi perjudian namun sama sekali tidak pernah masuk sebagai kandidat dalam pikiran masyarakat kebanyakan.

Seperti dikutip cnbc.com, Selasa, 12 Juli 2011, sebuah lembaga konsultan berbasis di London Inggris, H2 Gambling Capital, mengeluarkan peringkat negara tempat berjudi terbesar di dunia. Dalam pemeringkatan ini, lembaga tersebut menilai berdasarkan rata-rata jumlah kekalahan setiap tahun dibagi dengan populasi orang dewasa di lebih dari 200 negara.

Jumlah kekalahan ini termasuk di dalamnya uang yang hilang karena perjudian dalam pertandingan pacu kuda, mesin poker, lotere, dan kasino selama tahun 2010.

Inilah peringkat 5 besar sebagai negara tempat berjudi terbesar di dunia (diurutkan dari posisi terbawah):

5. Finlandia

Rata-rata kalah taruhan: US$553 (Rp4,98 juta) per orang dewasa

Berdasarkan studi yang dilakukan kementerian urusan sosial dan kesehatan Finlandia tahun 2007, sebesar 41 persen orang dewasa di negara tersebut berjudi setiap pekan. Batas usia minimal masyarakat yang boleh bermain poker mesin sendiri sudah dinaikan dari 15 tahun menjadi 18 tahun pada Juli 2011.

Namun, kebiasaan itu bukanlah satu-satunya yang dimiliki oleh masyarakat Finlandia ketika berurusan dengan perjudian. Perusahaan perjudian nasional milik pemerintah, Veikkaus, sepenuhnya dijalankan oleh Kementerian pendidikan. Sebagian besar keuntungan dari bisnis ini dialokasikan untuk pendidikan, seni, dan kebudayaan.

Perusahaan perjudian yang bergerak di bidang internet, The Paf Group of Finland, memiliki skema imbalan menarik bagi konsumen yang loyal. Jika anda menghabiskan minimal 120 Euro atau US$171,40 (Rp1,54 juta) dan terbukti secara medis mengidap kecanduan berjudi, perusahaan akan menyediakan fasilitas terapi gratis selama 10 kali senilai 2.300 Euro atau US$3.284 (Rp29,56 juta)

4. Kanada

Rata-rata kalah taruhan: US$568 (Rp5,11 juta) per orang dewasa

Tahun lalu, lebih dari 75 persen masyarakat dewasa Kanada berjudi menggunakan berbagai jenis bentuk perjudian. Penjudi terbesar berasal dari provinsi Saskatchewan, dimana rata-rata pendapatan dari perjudian per orang mencapai US$841 (Rp7,57 juta) , lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar US$527 (Rp4,74 juta).

Jenis perjudian yang banyak disukai masyarakat Kanada adalah lotere, csratch, dan Kartu Kemenangan (win Card).

Kecintaan masyarakat Kanada pada permainan lotere membuat pemerintah setempat membuat inisiatif untuk meningkatkan kewaspadaaan bahwa pemberian tiket untuk masyarakt kecil adalah tidak sopan. Usulan ini muncul setelah banyak kritik mengenai orang tua yang memberikan hadiah natal yang didalamnya termasuk tiket lotere.

3. Irlandia

Rata-rata kalah taruhan: US$588 (Rp5,29 juta) per orang dewasa

Industri kasino di Irlandia saat ini sepenuhnya dilarang setelah munculnya aturan larangan permainan perjudian dan lotere pada tahun 1956. Hukum setempat hanya menyarankan anggota klub bonafit yang bisa menyediakan fasilitas kasino.

Dibawah undang-undang yang baru, taruhan melalui mesin permainan tidak boleh lebih dari 6 penny (sen Inggris) sedangkan hadiah dibatasi sebesar 10 penny. Tak mengherankan, undang-undang itu tidak bisa ditegakkan dan kini pemerintah setempat sedang menyusun legislasi yang baru.

Pemerintah Irlandia telah memberikan lampu hijau untuk pembangunan komplek peristirahan dan olahraga yang mencontek gaya Las Vegas di Tipperary. Untuk pembangunan komplek ini dibutuhkan anggaran sebesar 460 juta Euro atau US$668 juta (Rp6,01 triliun)

Dengan rencana pembangunan selama 3 tahun, gedung ini akan dilengkapi oleh hotel, kasino, lapangan golf, arena balap dengan berbagai cuaca, serta replika gedung putih AS.

2. Singapura

Rata-rata kalah taruhan: US$1.174 (Rp10,57 juta) per orang dewasa

Singapura memang baru membuka kawasan perjudian lebih lambat dibandingkan negara lain. Namun, kawasan itu kini menjadi areal perjudian terbesar ketiga setelah Macau dan Las Vegas dan bakal menggusur posisi Las Vegas pada tahun ini.

Keputusan mendirikan pusat kasino di pusat kota Singapura sempat memunculkan kekhawatiran bahwa masyarakat Singapura akan terjebak pada kebiasan berjudi. Untuk menangkal hal itu, pemerintah telah membuat peraturan pengenaan biaya masuk sebesar 100 dolar Singapura atau US$80,50 (Rp724.500) bagi masyarakat lokal.

Otoritas setempat juga telah mengimplementasikan ketentuan Family Exclusion Order, yang mempersilahkan sebuah keluarga untuk menolak kerabat yang akan mengunjungi Kasino.

Namun penanganan tersebut tidak lantas menurunkan minat masyarakat untuk berjudi. Presiden Asosiasi Perjudian Amerika (American Gaming Association) Frank Fahrenkopf memperkirakan perjudian di Singapura bakal mencetak pendapatan sebesar US$6,4 miliar (Rp57,6 triliun) pada tahun 2011 atau melampaui Las Vegas yang mencetak pendapatan tahun 2010 sebesat US$5,8 miliar (Rp52,2 triliun).

1. Australia

Rata-rata kalah taruhan: US$1.288 (Rp11,59 juta) per orang dewasa

Inilah negara yang sangat menggilai perjudian sampai-sampai sebuah perusahaan perjudian menawarkan taruhan mengenai, apakah suku bunga bank sentral akan dinaikan atau tidak.

Selain itu, Australia juga merupakan satu-satunya negara di dunia yang membolehkan taruhan pada cabang olahraga namun mencegah penjudi menggunakan internet untuk berjudi secara online ketika pertandingan tengah berlangsung. Namun, ketentuan ini kemungkinan akan segera dihapus setelah pemerintah setuju untuk mengkaji kembali ketentuan yang ada setelah lobi intensif dari lembaga olahraga.

Mesin poker, yang dikenal dengan nama Pokies, merupakan jenis permainan judi paling favorit di Australia. Menurut komisi produktivitas setempat, permainan ini telah menyebabkan 70-80 persen masyarakat disana terkena kecanduan.

Negara bagian New South Wales tercatat memiliki 100 ribu mesin poker atau setengah dari total Australia. Berdasarkan instansi yang menangani minuman keras, permainan, dan balapan setempat, sebanyak 935 penjudi meminta untuk ditolak jika mendatangani kasino antara tahun 2006-2010, namun mereka tertangkap sebanyak 1.249 kali setelah melanggar larangan yang mereka buat sendiri. (eh)

• Sumber VIVAnews.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments
 Page 1 of 21  1  2  3  4  5 » ...  Last »